Jenis-Jenis Genteng Serta Kelebihan Dan Kekurangannya

Advertisement
Pengetahuan tentang mengenal jenis-jenis genteng serta kelebihan dan kekurangannya dapat membantu para pembangun rumah supaya mendapatkan hunian yang terhindar dari bocor waktu hujan datang, awet dan indah tentunya. Memang benar adanya ungkapan : “Rumah tidak akan sempurna tanpa sebuah atap !” Kita bayangkan apabila rumah kita tidak beratap maka guyuran air hujan dan panas terik matahari yang luar biasa akan dirasakan oleh penghuni rumah.


Jenis-Jenis Genteng Dan Kelebihan Dan Kekurangannya


Supaya sobat tahu betul tentang bahan material genteng kami sajikan beberapa genteng yang bisa menjadi pilihan untuk pembangunan tempat tinggal Anda di antaranya yaitu :

1. Jenis Genteng tanah liat atau Genteng Kodok


Genteng tanah liat termasuk genteng yang paling disukai oleh masyarakat Indonesia karena berharga murah dan kuat, geteng kokdok diproses dengan metode sederhana yaitu bahan tanah liat (lempung) ditekan atau dipress, selanjutnya masuk tahap pemanasan memakai bara api dengan suhu yang sangat tinggi supaya daya tahan genteng kodok dapat terjaga kualitasnya.

Geteng tanah liat cukup sederhana ketika dipasang di atap rumah, para tukang membuat kerangka atap dari kayu atau baja ringan dengan bentuk yang sejajar. Kita suka genteng kodok karena mempunyai warna alami oranye kecoklatan sampai dengan merah yang serasa menjadi mahkota rumah.

Kelebihan jenis genteng tanah liat terletak pada harga yang terjangkau, berat atau bobot jenis genteng kodok cukup ringan dan tipe geteng ini juga cukup kuat lho untuk menahan berat tubuh lelaki dewasa.

Kelemahan jenis genteng tanah liat terletak pada perawatan ketika ada kebocoran rumah karena retak atau bergeser sedikit saja maka bocor akan terjadi. Jenis genteng ini juga sangat mudah berlumut atau berjamur apabila tidak dilapisi dengan lapisan cat atau glasur.

2. Jenis Genteng Logam Atau Metal


Jenis genteng logam pada umumnya mempunyai bentuk yang lebih luas dibandingkan dengan jenis genteng tanah liat yakni antara 60 centimeter sampai dengan 120 centimeter, serta tebal berkisar 0,3 milimeter.

Kelebihan genteng metal terletak pada kecepatan proses instalasi atau konstruksi karena mempunyai ukuran yang lebih besar sehingga para tukang bangunan dalam sekejab bisa menyelesaikan penataaannya. Jenis genteng metal sangat cocok untuk rumah mewah dan rumah minimalis karena menciptakan perpaduan warna atap dan dinding fasad hunian yang menarik. Jenis genteng metal juga tahan terhadap tumbukan dari benda keras sehingga tidak murah retak atau bocor. Genteng dari bahan logam yang dicat akan terjaga dari lumut sehingga pemilik rumah tidak perlu mengecat ulang.

Untuk kelemehannya yang perlu diperhatikan adalah ketika pemasangannya, karena jika tidak rapi maka akan sangat tidak indah dilihat. Dikarenakan genteng jenis mempunyai luas penampang yang lebar maka sangat rentang terbawa angin dan juga bobotnya yang termasuk ringan.

3. Jenis Geteng Aspal dan Geteng Kaca


Selain 2 jenis di atas masih ada genteng aspal yang sangat ringan bahkan bisa 5 kali lebih ringan dari bobot genteng lainnya namun kelemahan jenis genteng aspal terletak pada harga yang mahal. Jenis genteng kaca yang digunakan agar sinar matahari dirasakan di dalam rumah dengan keunggulan pada bahan transparan atau tembus pandang dan kekurangan jenis genteng ini mudah pecah.

Yup selesai artikel jenis-jenis genteng serta kelebihan dan kekurangannya yang diharap menjadi pandunan bagi sobat ketika memilih genteng terbaik untuk hunian idaman.

0 Response to "Jenis-Jenis Genteng Serta Kelebihan Dan Kekurangannya "

Poskan Komentar